ZONAKITA

zonakita bertujuan untuk menyiapkan generasi baru pemimpin bangsa dan kami berusaha untuk mendukung mereka sepenuh hati untuk bergerak lebih maju

Bisnis dan Keluarga (Fokus ini maka pasti Sukses)

Pasti kalian tahu kata-kata 
Banyak anak banyak rejeki

apakah itu benar adanya?

jika kita hanya menilai anak sebagai beban keluarga, maka ini bukanlah pedoman yang pas buat anda.

jika anda hidup hanya untuk menjadi pegawai seseorang, maka logika ini tidak akan masuk dalam pikiran anda.

soalnya semakin banyak anak maka semakin banyak persaingan, otomatis lowongan yang sedikit tidak bisa menyerap semua tenaga kerja dan membuat banyak pengangguran.

Bener ya? logikanya gitu.

tapi ingat, ada konsep keberkahan dalam dunia, jika itu baik maka akan membawa kebaikan lainnya.

jika kita menilai anak dan keluarga itu sebagai kebaikan, maka semakin besar akan membawa banyak kebaikan lainnya pula.

dan Alhamdulillah itu terbukti kog saat ini, banyak satu keluarga yang konsultasi ke Zonakita. hasilnya Amazing banget. dimana 90% anak-anak yang lahir pada sebuah keluarga merupakan pelengkap kelamahan orang tuanya.

Contohnya gimana?

jika orang tua bertani dengan cara tradisional. maka anak pertama lahir dengan kemampuan pemasaran online, anak kedua lahir dengan kemampuan Hidroponik, anak ketiga buka toko pertanian, dll

contoh lain. orang tua seorang sales marketing dan memiliki jaringan yang luas. namun tipe ini seringnya tidak telaten memproduksi sesuatu karena lebih suka bertemu seseorang. maka lahirlah anak dengan kemampuan membuat produk yang kreatif. namun si anak tidak bisa menjual, maka orang tualah yang membantunya.

dan ratusan cerita yang lainnya.

sayangnya, banyak sekali orang tua dan anak-anak yang tidak memiliki hubungan seperti ini dan suka sendiri-sendiri dalam berpenghasilan atau bekarya dengan alasan "Kemandirian".

padahal mereka juga sadar, kerja dengan orang lainpun sebenarnya perlu tim, tapi kenapa tidak mau kerjasama dengan keluarganya. aneh kan?

akhirnya apa? anak harus memulai semuanya dari awal dan banyak yang sengsara dan gagal,  serta sedikit sekali orang tua yang mengajak anaknya kerjasama untuk meneruskan perjuangannya.

padahal kalau menengok sejarah, dahulu orang tua dan anak banyak sekali yang melakukan kerjasama untuk usahanya dan terkenal dengan khasnya masing-masing.

bahkan tidak hanya lingkup keluarga, karena saking besarnya lingkup kerjasamanya ada yang sampai menjadi suku-suku yang terkenal dengan produk-produk tertentunya.

salah satunya yang saat ini masih ada seperti:
1. keluarga Rothschild dengan kekuatan perbankannya
2. Keluarga walton dengan bisnis Ritelnya
3. keluarga Mars dengan Cokelatnya

dan masih banyak lagi, namun itu semua tidak dengan satu dinasty/keturunan, namun banyak Dinasty dan kerjasama yang kuat antar anggota keluarganya dari masa-kemasa.

pasti ada yang nyiyir, mereka beruntung karena lahir di keluarga yang kaya, beda dengan kita.

kalau gitu salahkan aja orang tua kalian, bilang kalau kalian tidak bersyukur jadi anak mereka.

TENTU TIDAK BEGITU YA, setiap orang pasti ada alasan di lahirkannya, namun yang jelas bukan untuk mengeluh.

kita bisa memulainya dari diri kita, kita harus membuat keluarga yang kuat dan generasi berikutnya yang jauh lebih kuat. orang tua kita berbeda jaman dengan kita hari ini, sudah sangat wajar pola pikirnya berbeda yang bisa belajar lebih luas dan cepat.

sudah waktunya keluarga menjadi kekuatan perekonomian, dimana semua anggotanya saling menguatkan untuk bisnis lebih baik.

chek potensi masing-masing anggota keluarga di zonakita.net dan bagi tugas sesuai kekuatan potensinya masing-masing.

sukses selalu dan jadi KELUARGA HEBAT. 

KITA PASTI BISA!


nb:
1. mulai dari pasangan kita
2. mulai dari kerabat kita 1 kakek/ Nenek yang muda
3. jika orang tua terbuka, ajak mereka juga
4. bangun silaturahim dan kerjasamalah dalam aspek ekonomi dan bisnis "terutama saudara sedarah"
5. jangan suka minta gratis, belilah/barter lah, ekonomi harus terus berputar
Show Comments

Popular Post