Blak blak an Walk Interview HRD Pasca Psikotest



Kali ini saya ingin membagikan kepada teman-teman tentang sebuah rahasia di dunia perekrutan HRD pada saat teman-teman semuanya melakukan walk interview, semoga artikel ini bermanfaat buat teman-teman ya




Saya di sini sebagai seorang HRD dan saya ingin memberi sebuah bocoran kepada teman-teman semuanya apa yang terjadi kalau teman-teman tidak memahami apa yang dilakukan HRD pada saat melakukan walk interview, terutama apabila walk interview tersebut dilakukan setelah sebuah tes psikotes

oke teman2, kalian semua pasti tau bahwa tugas HRD di suatu perusahaan adalah melakukan perekrutan.Nah, kebanyakan org menganggap HRD pasti akan memilih calon pegawai dengan IPK tinggi dri PTN ternama, padahal justru ada penilain lain yg lebih dipertimbangkan dari itu.

dalam rangkaian tes psikotes jika kalian perhatikan lebih jelih maka kalian akan paham bahwa pertanyaan yang diajukan adalah lebih kepada melihat karakter calon pegawai bukan mengukur kecerdasan seseorang.kenapa demikian? karena di dunia kerja kalian tidak bekerja sendirian tetapi kalian yang akan bekerja secara tim. dan di dalam sebuah tim ada atasan ada bawahan dan ada tim yang setara juga. masing-masing memiliki tugas yang spesifik sesuai dengan kelebihannya masing-masing.



oke teman-teman. Saya yakin diantara teman-teman banyak sekali yang menganggap tes psikotes itu hanya sekedar formalitas dalam sebuah perekrutan Dan menganggap  tidak ada pengaruhnya sama sekali, Tapi bagi kami seorang HRD yang memiliki banyak pengalaman dalam melakukan banyak sekali perekrutan sumber daya manusia hal itu sangatlah berpengaruh.

perlu teman-teman ketahui  bahwa di dalam dunia kerja apabila kalian tidak bekerja sesuai dengan passion  utama kalian sangat bisa kita pastikan bahwa pekerjaan kalian tidak akan optimal Karena pada saat kalian menjalaninya perasaan yang kalian pendam itu adalah kalian melakukan hal itu karena bekerja bukan karena kalian senang melakukan hal itu sehingga apa yang kalian lakukan tidak optimal dan kalian tidak akan sepenuh hati berusaha untuk memperjuangkan pekerjaan itu.  terutama di zaman digital ini semua informasi lowongan pekerjaan begitu mudah kalian dapatkan sehingga sangat mudah mengganggu pikiran kalian untuk mencari pekerjaan lain apabila pekerjaan yang kalian jalani saat ini tidak sesuai dengan yang ingin kalian lakukan. endingnya apa? HRD harus sering kali melakukan perekrutan pegawai untuk benar-benar mendapatkan pegawai yang mau bekerja sesuai job yang ditawarkan.

Menurut kalian apakah seorang HRD akan bertaruh untuk hal seperti itu?  tentu jawabannya tidak! sehingga seorang psikolog banyak melakukan penelitian hubungan dengan manusia untuk menganalisanya jauh lebih dalam untuk mengoptimalkan potensinya. akhirnya yang mengungkap hal tersebut. sehingga apabila kalian memandang dahulu bahwa menganggap ilmu sosial itu bukan ilmu pasti Maka hal itu akan sedikit menurun saat ini, karena saat ini sebagian psikolog sudah mengetahui bahkan seperti meramal apa yang akan terjadi pada seseorang apabila seseorang tersebut memiliki karakter tertentu dalam dirinya. dan ini tentu dilakukan juga pada saat mereka melakukan perekrutan sehingga bisa melakukan perekrutan yang tepat.

sebelum saya lanjutkan, saya tekankan kembali kalau sangat penting untuk kalian mengetahui apa RAHASIA seorang HRD pada saat melakukan perekrutan dan pada saat melakukan walk  interview.

Oke apa rahasia itu?
rahasia itu adalah HRD sudah mengetahui potensi kalian
pada saat kalian sudah melakukan tes psikotes dan  melakukan walk interview sebenarnya HRD sudah mengetahui potensi utama kalian,  baik kelemahan, kelebihan dan lain-lainnya.



Terus,  untuk apa HRD melakukan walk interview…
  1.  untuk mengecek kalian mengarang pada saat tes atau tidak
karena apabila kalian mengarang pada saat mengerjakan tes dan pada saat walk interview kalian tidak akan ada waktu untuk melakukan itu sehingga apabila yang kalian kerjakan saat tes dan saat waktu interview itu berbeda maka bisa dipastikan Kalian sedang pengarang dan hal itu menunjukkan kalau kalian bukanlah orang yang jujur. oleh karena itu banyak orang yang tidak lolos pada saat melakukan interview ini.

Emang itu beneran valid?  sejauh jam terbang saya itu sangat valid.  Bahkan Apabila mereka sudah bekerja saya bisa mengetahui alasan mereka keluar dari pekerjaan sebelumnya itu apa,  dan yang sebenarnya mereka inginkan itu apa. dan saya bisa membuat estimasi sebenarnya mereka itu punya masalah atau tidak di perusahaan sebelumnya dengan analisa ini.  Kemudian saya bisa membuat pertanyaan baik yang bersifat jujur ataupun menjebak untuk menggali informasi jauh lebih dalam mengenai diri mereka. Jadi kalian harus benar-benar hati-hati apabila menjawab pertanyaan dari seorang HRD.

Terus kalau masih fresh graduate bagaimana?  sebagai seorang HRD pengalaman buat saya bukanlah hal paling utama, karena selalu ada kesempatan pertama.  namun yang terpenting bagi saya apakah saya memilih kandidat yang benar atau tidak. banyak kandidat saya yang saya pilih walaupun belum memiliki pengalaman mereka bisa menghasilkan hasil yang lebih baik daripada mereka yang sudah berpengalaman asalkan yang saya pilih adalah mereka yang memang sesuai dengan passionya. dan Saya tidak akan melakukan negosiasi dalam hal ini.  oleh karena itu banyak pelamar yang sampai menangis saat melakukan walk interview dengan saya karena saya sangat detail dalam menggali sesuatu.

Jadi kalau temen-temen melakukan tes interview di sini yang gratis pastikan kalau temen-temen menjawabnya dengan jujur sehingga saya bisa memberi gambaran tentang potensi temen-temen secara akurat.

  1.  untuk mengecek Apakah kalian sudah paham mengenai diri kalian atau belum?
dalam dunia kerja mengetahui diri sendiri itu sangatlah penting karena dengan demikian kalian akan bekerja secara optimal dan kalian bisa mengetahui kapan kalian membutuhkan orang lain dan Kapan kalian harus mengerjakan tugas itu sendirian. jangan sampai kelebihan dan kelemahan yang kalian ucapkan hanya sekedar untuk pencitraan diri saja, karena HRD sudah punya data mengenai kalian, sungguh lucu kalo ternyata kalian mengucapkan yang sama sekali bukan kalian. hanya dengan sedikit pancingan pertanyaan lain, kalian bisa dibuat bingung oleh perntanyaan HRD lho kalo lakuin hal tersebut.


  1.  untuk menyesuaikan pemimpin
baik yang pernah melalui tes kerja,  sesi terakhir dari tes kerja adalah interview dengan user.  siapa  user itu sebenarnya?

User  adalah orang yang nantinya akan menjadi atasan temen-temen semuanya,  dan tugas HRD Adalah memastikan bahwa karakter teman-teman semuanya dengan karakter pemimpin kalian nantinya karena apabila tidak demikian kita bisa pastikan kalau akan banyak kasus dengan atasan kalian.

contohnya apabila kita memiliki user yang gampang emosi pemarah dan selalu to the poin dalam berbicara, tidak mungkin kita menggandengkan dia dengan seorang pegawai yang mudah tersinggung dan perasaan dalam menanggapi sebuah perkataan.  Oleh karena itu kita akan menyesuaikan keduanya.

  1. Mengukur tingkat kedewasaan
Apa sih yang dimaksud kedewasaan di sini? yang dimaksud kedewasaan di sini adalah Apakah kalian sudah memahami dengan sebenarnya motivasi kalian bekerja itu apa?  Bagaimana kalian menghadapi sebuah tekanan dalam bekerja? bagaimana menyikapi pekerjaan kalian di saat kalian ada masalah? dan lain-lain. semakin tinggi pekerjaan kalian maka akan semakin tinggi pula detail untuk melakukan filter pegawai ini.  oleh karena itu tes psikotes akan semakin kuat.

itulah pentingnya memahami diri sendiri sejak dini karena dengan demikian setiap orang bisa mengoptimalkan potensinya dari awal sehingga pada saat memasuki dunia kerja  kalian akan siap sesuai dengan potensi kalian. 

Oke Mungkin itu saja bocoran awal dari saya mengenai dunia HRD dalam perekrutan semoga bermanfaat dan bisa teman-teman pakai  sebagai acuan pada saat teman-teman nanti melakukan walk interview.

 pastikan teman-teman sudah mengoptimalkan potensi teman-teman sejak dini.

 Oke sukses buat semuanya, see you!. 


Posting Komentar

Halaman

Copyright © 2020

ZONAKITA